<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1216">
<titleInfo>
<title>IDENTIFIKASI Drug Related Problems (DPRs) TERHADAP PASIEN HIPERKOLESTEROLEMIA RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT &#34;X&#34; DI SURABAYA TIMUR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PURWANINGSIH, SIWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv, 122p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Hiperkolesterol merupakan kelainan metabolisme yang bila dibiarkan akan menjadi faktor utama penyakit kronis. Terapi yang diperlukan harus sesuai dengan pedoman karena dapat di tandai dengan meningkat dan menurunnya fraksi lipid dalam plasma (K-Total, K-LDL, K-TG, dan K-HDL). Pasien hiperkolesterol yang di pilih di atas 18 tahun yang terdiagnosis hiperkolesterol dapat dikaitkan dengan Drug Related Problems. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui profil penggunaan terapi obat antihiperkolesterol dan identifikasi DRPs pada pasien hiperkolesterol rawat jalan dengan penyakit penyerta lain. Dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode observasional. Data diambil dengan cara retrospektif dan jumlah sampel 127 pasien. Penelitian ini dilakukan pada Januari-Februari 2020 di Rumah Sakit “X” di Surabaya Timur. Penilaian berdasarkan klasifikasi PCNE (Pharmaceutical Care Network Europe Foundation) Versi 8.01. Dari 127 pasien di dapatkan 75 pasien teridentifikasi DRPs. Kategori yang paling banyak teridentifikasi yaitu Efek pemberian obat tidak optimal sebanyak 46 pasien (61,33%), dosis yang terlalu rendah sebanyak 22 pasien (29,33%), kejadiaan obat yang merugikan sebanyak 6 pasien (8%), dan pengobatan yang tidak sesuai pedoman sebanyak 1 pasien (1,33%). Berdasarkan pada penelitian DRPs dapat terjadi pada pasien hiperkolesterol rawat jalan yang telah di terapi obat antihiperkolesterol dengan obat lain.</note>
<classification>6B.S-Far Pur i 67-20</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pur i 67-20</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM67-6B.S/Far-2020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pur i 67-20</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>67-20.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1216</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-02 13:52:41</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-02 13:53:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>